kegunaan wdcp kalangan ritel mini market super market



Bagi kalian yang sudah/sedang bekerja di bidang retail mungkin tidak asing lagi yang nama nya wdcv.


Sebelum ada nya wdcv yang tanpa kabel pekerjaan di bidang ritel cukup lah rumit karna harus berdekatan dengan komputer apalagi kalau kabel nya tidaklah panjang.
karna semakin pesat nya perkembangan dunia di bidang ritel maka di luncurkan wdcv tanpa kabel sehingga perkerjaan menjadi lebih ringan.


KEGUNAAN WDCP

Kegunaan wdcv sangatlah banyak mulai dari cek barang yang tidak terdisplay di toko tapi barang ada di gudang,
Mengecek barang masuk dari suplaier dan dc
Bahkan menghitung barang stok barang 

CEK BARANG YANG TIDAK TERDISPLAY DI     TOKO

Mengapa kita harus cek barang yang tidak terdisplay ditoko tapi ada di gudang ini supaya barang semua yang masih ada stok fisik nya bisa terjual dan tidak menjadi expired di gudang, dan di tambah supaya barang dapat di order secara otomatis ke suplaier ,jika kita tidak mengecek barang yang tidak terdispay di toko maka kita tidak tau barang ada di gudang atau tidak ,sehingga barang yang aturan bisa di jual maka tidak terjual dan mengakibatkan barang tidak dapat di order secara otomatis oleh sistem di komputer 




CEK BARANG MASUK DARI SUPPLIER DAN DC

jika barang masuk kita dapat mengecek barang tersebut sesuai atau tidak dengan orderan yang ada di sistem ini bisa kita lakukan menggunakan wdcv dengan mudah ,sehingga mengurangi kerugian toko karna perbedaan jumlah barang masuk dengan orderan di sistem .
ini sering kali terjadi nama nya juga manusia sudah pasti melakukan kesalahan maka dari itu kita harus cek dengan betul sesuai orderan .
Jika tidak di cek akan berdampak pada saat stok opname dimana toko akan mengalami kehilangan barang yang tidak diketahui padahal salah nya bisa saja di bagian pemasukan barang yang tidak sesuai fisik dengan orderan sehingga mengakibatkan kerugian toko . Kalau di kalangan supermarket masih di tanggung perusahaan barang yang hilang atau pun barang rusak yang tidak bisa di retur berbeda dengan mini market barang hilang di tanggung anak toko dengan potongan di slip gaji mendatang dengan syarat kerugian toko melebihi bajad barang hilang setiap bulan nya

MENGHITUNG STOK BARANG 

 Seperti yang sudah saya sebut diatas setiap perusahaan ritel wajib ada yang nama nya stok opname.
Arti dari stok opname adalah menghiting keseluruhan jumlah barang yang ada di sebuah toko di gudang maupun di area display dan kegiatan ini dilakukan menggunakan wdcv dan dari sini kita bisa mengetahui barang apa yang paling sering hilang/minus dan jika jumlah barang hilang tidak wajar /besar ini di akibat beberapahal

1.barang di ambil konsumen 
2.di bagian pengorderan tidak sesuai
3.lose scan 
4.stok opname sebelum nya mengalami salah input stok 


BARANG DI AMBIL KONSUMEN 

Ini sudah pasti terjadi bukan hanya di kalangan ritel kejahatan seperti ini sudah tidak asing lagi ,kita bahkan tidak sadar bahwa di sekeliling kita ada yang niat jahat


LOSE SCAN 

lose scan arti nya barang yang mau dibeli konsumen tetapi tidak di scan oleh kasir ,atau barang sudah di scan tapi tidak terinput di pos kasir ,dan ini paling sering terjadi apalagi pada saat konsumen sedang rame rame nya maka kita sudah pasti menambah kecepatan kerja dan mengurangi ketelitian 


SALAH INPUT STOK

Salah satu nya kesalahah fatal adalah salah input stok saat stok opname sebelumnya maka stok opname berikut nya akan mengalami minus stok barang ini di karnakan salah input stok



Stok opname (so)  ini biasa di lakukan untuk supermarket 6 bulan sekali dan di lakukan oleh anak toko beserta spg spb nya dan sudah di persiapkan dari jauh hari karna memang barang nya super banyak .
Untuk mini market biasa di lakukan 1 bulan sekali dan di lakukan oleh tim khusus yang bukan dari toko tersebut dan ini secara tiba-tiba tanpa ada warning kepada anak toko .

Nah itu saja dari saya tentang wdcv semoga bermanfaat dan masih banyak lagi kegunaan dari wdcv 

Halo saya josua ,saya ingin belar membuat website

0 Response to "kegunaan wdcp kalangan ritel mini market super market "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel